Tanda-tanda awal flu biasa biasanya mudah dikenali, seperti hidung tersumbat atau meler, bersin, dan tenggorokan terasa gatal atau sakit. Kebanyakan orang langsung tahu kalau mereka sedang flu karena penyakit ini memang sangat umum. Rata-rata, orang dewasa bisa terkena flu 2 hingga 3 kali dalam setahun.
Flu biasa sebenarnya adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Ada lebih dari 200 jenis virus yang bisa menyebabkan flu, dan yang paling umum adalah rhinovirus.
Virus flu mudah menyebar dari satu orang ke orang lain, atau dari permukaan benda ke tangan kita. Beberapa virus bahkan bisa bertahan di permukaan benda selama berjam-jam hingga berhari-hari.
Walaupun flu biasa sudah tidak asing lagi, ada beberapa hal penting yang bisa membantu kamu merasa lebih baik, mencegah tertular lagi, atau menghindari menyebarkan virus ke orang lain.
Baca terus untuk mengetahui cara menangani flu biasa.
Apa saja gejala flu biasa?
Setelah kamu terpapar virus penyebab flu, gejala biasanya mulai muncul dalam 1 sampai 3 hari. Gejala flu jarang muncul secara tiba-tiba.
Gejala di area hidung bisa berupa:
-
Hidung tersumbat
-
Tekanan di area sinus (sekitar hidung dan dahi)
-
Hidung meler
-
Kehilangan penciuman atau pengecap
-
Bersin-bersin
-
Ingus yang encer
-
Lendir yang mengalir ke belakang tenggorokan (postnasal drip)
Gejala di bagian kepala bisa meliputi:
-
Mata berair
-
Sakit kepala
-
Sakit tenggorokan
-
Batuk
-
Pembengkakan kelenjar getah bening
Gejala yang dirasakan di seluruh tubuh:
-
Lelah atau lemas
-
Merasa kedinginan
-
Nyeri otot
-
Demam ringan (di bawah 38,9°C)
-
Rasa tidak nyaman di dada
-
Sulit bernapas dalam-dalam
Biasanya gejala flu berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Gejala sering kali mencapai puncaknya di hari ke-5 dan kemudian perlahan membaik.
Namun, jika setelah satu minggu gejalanya makin parah atau belum juga hilang setelah 10 hari, bisa jadi kamu mengalami kondisi lain dan sebaiknya periksa ke dokter.
Bagaimana cara mendiagnosis flu biasa?
Untuk flu biasa yang tidak rumit, biasanya tidak perlu ke dokter. Cukup dengan mengenali gejalanya, kamu sudah bisa tahu bahwa itu flu biasa.
Tapi kalau gejalanya makin buruk atau belum juga membaik setelah 10 hari, sebaiknya periksa ke dokter. Bisa jadi kamu sedang mengalami penyakit lain yang butuh penanganan lebih lanjut.
Kalau kamu memang terkena flu, biasanya virus akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 7 sampai 10 hari.
Selama itu, kamu hanya perlu mengobati gejalanya sampai tubuhmu pulih. Pengobatan bisa berupa obat flu yang dijual bebas, minum air yang cukup, dan istirahat yang banyak.
Kalau kamu terkena flu yang lebih berat seperti influenza, proses penyembuhannya bisa memakan waktu sama seperti flu biasa. Tapi jika setelah hari ke-5 gejalanya semakin parah atau kamu belum merasa lebih baik setelah seminggu, sebaiknya segera hubungi dokter karena bisa jadi ada infeksi lain yang muncul.
Jika memang terkena flu influenza, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus jika diberikan sejak awal. Istirahat dan banyak minum juga sangat penting untuk membantu pemulihan. Sama seperti flu biasa, flu influenza juga butuh waktu agar virus benar-benar hilang dari tubuhmu.
Pengobatan untuk Orang Dewasa
Flu biasa adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Karena penyebabnya virus, flu tidak bisa diobati dengan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, tubuh hanya perlu waktu untuk melawan virus tersebut secara alami. Kita hanya bisa mengurangi gejalanya, bukan menyembuhkan virusnya secara langsung.
Pengobatan flu umumnya dibagi dalam dua jenis utama: obat bebas (OTC) dan pengobatan rumahan.
Obat Bebas (OTC)
Obat flu yang dijual bebas di apotek biasanya meliputi:
-
Dekongestan: Membantu melegakan hidung yang tersumbat.
-
Antihistamin: Mengurangi bersin dan hidung meler.
-
Pereda nyeri: Obat seperti ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve), dan aspirin bisa membantu mengurangi nyeri otot, peradangan, dan demam.
Beberapa obat flu merupakan kombinasi dari beberapa jenis obat di atas. Jadi, penting untuk membaca label dengan baik agar tidak mengonsumsi obat dalam dosis berlebihan.
Efek samping yang umum dari obat flu bebas antara lain:
-
Pusing
-
Mulut kering
-
Mengantuk
-
Mual
-
Sakit kepala
-
Dehidrasi
Jika kamu punya riwayat tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter sebelum minum obat flu bebas. Beberapa obat bisa menyempitkan pembuluh darah, yang bisa berisiko buat tekanan darah tinggi.
Pengobatan Rumahan
Sama seperti obat bebas, pengobatan rumahan tidak menyembuhkan flu, tapi bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Beberapa pengobatan rumahan yang umum dan efektif meliputi:
-
Berkumur air garam: Membantu mengurangi iritasi di tenggorokan.
-
Banyak minum air: Menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu melonggarkan lendir.
-
Mengoleskan balsem atau vapor rub: Membantu membuka saluran napas.
-
Istirahat yang cukup: Membantu tubuh memulihkan diri dan melawan virus.
-
Permen hisap zinc: Jika dikonsumsi sejak awal gejala muncul, bisa mempercepat pemulihan.
-
Echinacea: Beberapa penelitian menunjukkan tanaman herbal ini bisa membantu memperpendek durasi flu.
Pengobatan untuk Anak-anak
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tidak menyarankan pemberian obat flu atau batuk bebas untuk anak di bawah usia 2 tahun karena bisa menimbulkan efek samping yang serius, bahkan berbahaya. Produsen obat juga menyarankan agar tidak memberikan obat flu ini kepada anak di bawah 4 tahun.
Untuk anak-anak, pengobatan rumahan adalah pilihan yang lebih aman:
-
Istirahat: Anak yang flu biasanya lebih cepat lelah dan rewel. Sebaiknya biarkan mereka istirahat di rumah sampai pulih.
-
Cukup minum: Flu bisa menyebabkan anak cepat dehidrasi. Pastikan mereka sering minum, baik air putih atau minuman hangat seperti teh.
-
Makanan bergizi: Anak mungkin kurang nafsu makan saat flu. Berikan makanan yang mudah dikonsumsi dan bergizi, seperti sup atau smoothie.
-
Berkumur air garam: Meskipun tidak nyaman, bisa membantu mengurangi sakit tenggorokan. Semprotan hidung saline juga bisa membantu mengurangi hidung tersumbat.
-
Mandi air hangat: Bisa membantu mengurangi pegal dan nyeri ringan.
-
Humidifier uap dingin: Membantu melegakan hidung tersumbat. Jangan gunakan humidifier uap panas karena bisa memperparah pembengkakan di hidung.
-
Penyedot lendir (bulb syringe): Untuk bayi, alat ini bisa membantu membersihkan lendir dari hidung. Anak yang lebih besar biasanya tidak nyaman dengan alat ini.
Kesimpulan
Flu biasa adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan atas dan tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala, bukan menghilangkan virus secara langsung. Untuk orang dewasa, pengobatan bisa berupa obat bebas seperti dekongestan, antihistamin, dan pereda nyeri, serta pengobatan rumahan seperti istirahat cukup, banyak minum air, berkumur air garam, dan menggunakan balsem.
Untuk anak-anak, terutama yang berusia di bawah 4 tahun, obat flu bebas sebaiknya dihindari karena bisa berbahaya. Sebagai gantinya, berikan perawatan rumahan seperti istirahat, hidrasi, makanan bergizi, dan mandi air hangat.
Baik pada orang dewasa maupun anak-anak, menjaga daya tahan tubuh dan merawat diri dengan baik sangat penting agar flu cepat sembuh dan tidak menular ke orang lain.
